Depok, 25/4.- Satgas Kebersihan Kelurahan Depok,  Satgas Kebersihan Kecamatan Pancoran dan beberapa PNS Kecamatan melaksanakan Jum’at bersih di Jl. Dewi Sartika. Jl. Dewi Sartika merupakan salah satu titik pantau dalam penilaian ke-1 (P1) Adipura. Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Budi Muhammad) bersama Lurah Depok (Deni Setiawibawa) yang memimpin kegiatan ini.

Hasil Penilaian ke-1 (P1) bahwa Jl. Dewi Sartika masih belum memuaskan antara lain masih banyaknya PKL yang berjualan di trotoar, pada kesempatan tersebut Kasi Trantib dan Lurah Depok melakukan peneguran lisan kepada para pedagang tersebut, bahkan akan melakukan pembongkaran. Ksm-pm

Sumber : http://panmas.depok.go.id/25/04/2014/satgas-kebersihan-panmas-bebenah-jl-dewi-sartika.dpk

1. Puri Rangkepan Jaya
    Jl. Samudra Jaya, Rangkepanjaya Depok

2. Permata Depok Regency
    Dekat stasiun Citayam

3.Taman Raya Citayam

http://www.jabarprov.go.id/assets/images/ukm/depok/curug-gentong-6.jpgCurug gentong yang berarti miniatur air terjun di dalam gentong dibuat pasangan suami istri Ritta Apriyanti dan Rery Enrico memiliki keindahan tersendiri. Dengan sentuhan seni yang tinggin air terjun dipadu dengan nuansa alam pedesaan serta rumah tradisional Sunda itu seolah-olah terlihat nyata. Kesannya menyegarkan, suara gemericik air itu berasal dari gentong-gentong dari gerabah berbagai ukuran, yang berderet di ruang tamu itu. Gentong pun bukan gentong biasa, tetapi gentong “robek” berisi taman mini di rongganya. Penataan tamannya pun beraneka macam. Tata taman paling sederhana tampil dalam bentuk tebing batu sintetis, tutupan rerumputan sintetis, dan kolam dengan air mancur mini yang menimbulkan suara gemericik.
   
Keindahan curug dengan nuansa alam pedesaan itu juga ditampilkan ke dalam guci yang dilubangi dan juga disajikan di pot kembang terbuka, baik itu yang berukuran besar maupun kecil. Untuk harga buah tangan tersebut antara Rp200,000 hingga Rp800,000. Sedangkan untuk pesanan yang berukuran besar harganya bisa mencapai Rp1,8 juta.
Ritta memulai usahanya pada 2003. Ritta, yang mengakui memang tak pernah bisa diam, punya kegemaran membuat kerajinan. Kegemaran itu terus ia lakukan bahkan setelah ia diterima kerja di bidang ekspedisi muatan kapal laut (EMKL). Sebelum membuat kerajinan gentong dengan hiasan taman mini dengan ciri khas aliran air di dalamnya, ia membuat rumah-rumahan dari sumpit dan sedotan plastik.
 
Perhatiannya mulai tertuju pada gentong ketika melihat gentong di sebuah rumah makan yang hanya dipakai sebagai tempat air untuk cuci tangan. Gentong-gentong gerabah itu merasuki angannya, bersenyawa dengan keluhan seorang teman yang tidak bisa membawa taman yang baru saja direnovasi ketika harus pindah rumah. “Teman itu mengaku baru saja menghabiskan uang Rp 7 juta untuk memperbaiki tamannya. Jadi, ketika harus pindah, ia begitu berat meninggalkan tamannya,” ujarnya.
 
Ide itu semakin mengganggunya ketika ia berkesempatan berekreasi bersama keluarga ke Curug Nangka. Ritta kemudian mulai mencoba-coba, dengan media barang-barang bekas. Melalui percobaan demi percobaan, ide itu semakin mengerucut, menemukan bentuknya.
Gentong dibelah dengan teknik khusus di satu sisi, hingga memperlihatkan rongga raksasa. Di dalam rongga itulah Ritta berkreasi membuat taman mini. Tebing buatan, tanaman artifisial, dan aliran air yang menimbulkan suara gemericik. Semua dari bahan daur ulang, kecuali tanaman yang terbuat dari plastik. Untuk pesanan dan ingin tahu produk Curug Gentong silahkan kunjungi di Jl. Sersan Aning Komplek Samudera Indonesia blok A5/1 Depan Pasar Segar Depok. Tlp.021-77824251

Sumber : http://jabarprov.go.id/index.php/potensi_daerah/detail/113/1

Pancoran Mas adalah sebuah kecamatan di Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, dengan luas wilyah + 1.969,57 Ha, dengan ketinggian antara 65-72 m di atas permukaan laut dengan topografi relatif datar.

  1. Depok
  2. Depok Jaya
  3. Pancoran Mas
  4. Mampang
  5. Rangkapan Jaya
  6. Rangkapan Jaya Baru